MUSEUM OGOH-OGOH BALI

Jpeg

Siapa yang tidak kenal dengan hari raya Nyepi? Hari raya Nyepi merupakan peringatan tahun baru bagi umat Hindu di seluruh dunia. Berbagai rangkaian kegiatan dilaksanakan untuk merayakan tahun baru ini. Mulai dari kegiatan melasti atau melis ke pantai yang merupakan kegiatan pensucian diri dengan membersihkan diri dari segala hal buruk yang terdapat dalam diri manusia maupun pikiran manusia agar dalam pelaksanaan Nyepi dapat berjalan dengan lancar, sampai pada hari Ngembak Geni, yaitu sehari setelah hari raya Nyepi dimana umat hindu melaksanakan persembahyangan untuk memohon kemudahan dan kebaikan agar dapat menjadi manusia yang baru.

Selain upacara Melasti dan Ngembak Geni, sehari sebelum hari raya Nyepi disebut Pangrupukan, dimana pada hari ini dilaksanakan kegiatan mengarak ogoh-ogoh untuk mengusir segala kekuatan buruk yang dapat mempengaruhi jalannya perayaan hari raya Nyepi. Ogoh-ogoh yang dibuat dalam berbagai ukuran dan diarak keliling desa.maxresdefault

Kegiatan mengarak ogoh-ogoh ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang ke Bali. Bahkan ogoh-ogoh juga menjadi hal yang membuat wisatawan kagum akan keunikan kesenian yang ada di Bali.

Tidak cukup rasanya apabila melihat ogoh-ogoh ketika hari raya Pangrupukan, karena hari raya Pangrupukan juga berlangsung hanya sekali dalam satu tahun sama halnya dengan hari raya Nyepi.

Jika bukan di hari raya Pangrupukan untuk melihat ogoh-ogoh ini wisatawan biasanya mengabadikan foto-foto atau video ketika mengarak ogoh-ogoh, namun hal itu tentu saja belum cukup apabila belum melihat secara langsung ogoh-ogoh yang hanya dibuat di waktu tertentu itu.

Untuk mengobati rasa penasaran dengan ogoh-ogoh yang sejatinya hanya ada dalam satu tahun sekali, di Bali kini terdapat dua museum ogoh-ogoh yang memajang beraneka macam ogoh-ogoh. Yaitu Museum Ogoh-ogoh Museum Manusa Yadnya dan Museum Ogoh-ogoh Soka Indah.

Museum Ogoh-Ogoh Manusa Yadnya terletak di Jalan Ayodhya, lokasinya berada di dalam kompleks Museum Manusa Yadnya, Mengwi, Badung. Di tempat ini Anda dapat melihat sekitar 20 buah ogoh-ogoh dari daerah Bali. Ada beberapa ogoh-ogoh baik berupa raksasa maupun para dewa dan bhuta kala dengan tinggi rata-rata 3 – 5 meter. Museum ini juga menyajikan cerita-cerita menarik tiap ogoh ogoh dengan nuansa magis dan Anda akan mendapat pengalaman menarik saat mengunjungi museum ini.

1432_7.Sejumlah_koleksi_ogoh-ogoh_yang_merupakan_bagian_dari_perangkat_dari_ritual_bhuta_yadnya

Sedangkan Museum Ogoh-Ogoh Soka Indah berada di Kabupaten Tabanan yang terletak di Soka Indah Rest Area Pantai Soka. Anda dapat melihat kurang lebih 16 macam ogoh-ogoh yang dipajang di museum ini. Museum ini dibangun bertujuan untuk melestarikan nilai-nilai seni dan budaya adi luhung yang diwariskan para leluhur dimasa lampau.

ogoh-ogoh2

Jadi untuk melihat ogoh-ogoh dari Bali ini anda tidak harus menunggu tahun depan bukan? Anda bisa segera datang dan berkunjung ke museum ogoh-ogoh ini untuk melihat secara langsung warisan budaya yang ada di Bali.

This slideshow requires JavaScript.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s