Bali Kite Festival – Indahnya langit di Bali, dihiasi berpuluh puluh Layangan.

Bali Kite Festival atau Festival layang layang tersebut merupakan suatu kegiatan masyarakat Bali yang diadakan rutin setiap tahunnya, terutama pada musim anging kencang sekitar bulan Juli hingga Agustus. Festival tersebut hanya bisa diselenggarakan pada musim angin kencang saja, dikarenakan komponen utama yang perlu dipertimbangkan untuk menggerakkan layang-layang seperti contoh kekencangan angin sebagai pendorong untuk naiknya layang-layang tersebut.4067f43ec6f96e2e78249ccd1150427e.jpg

Permainan layang-layang sudah menjadi suatu hoby yang turun temurun bagi masyarakat hindu di pulau Dewata itu,  sehingga hoby yang digemari oleh seluruh kalangan baik dari anak-anak, muda, dewasa bahkan wanita pun turut mencitai hoby tersebut, hingga kini pun malayangan atau bermain layang layang sudah menjadi suatu tradisi masyarakat Bali. Bali kite Festival diadakan guna mempertahankan kebudayaan bali terhadap seni terutama pada seni layang layang yang turun temurun diwariskan oleh nenek moyang di Bali. Peserta yang diikut sertakanpun beragam, tidak hanya masyarakat lokal saja.Bahkan banyak masyarakat bali yang beranggapan bahwa selain sebagai sarana pertujukan seni , Bali Kite Festival juga mengandung nilai keagaman, itulah salah satu alasan masyarakatnya secara ramai-ramai mau ikut bergotong royong mensukseskan atas terselenggaranya kegiatan ini.event20160126203741

Ritual yang di persembahkan kepada Dewa Rare Anggon yang dipercaya oleh masyarakat Bali sebagai Dewa yang melindungi area persawahan, dengan harapan sawahnya nanti dilindungi dan dapat terhindar dari serangan hama wereng dan burung, sehingga pananennya nanti bisa mengalami keberhasilan. Lokasi yang dipilih dalam penyelenggaraan Bali Kite Festival selalu di laksanakan di kawasan pantai dimana curah angina yang cukup besar dipesisir pantai dapat mensupport terselenggaranya festival tersebut. Seperti Festival Layang-layang  yang diselenggarakan tahun 2011 lalu yang berlokasi di Pantai Padang Galak Sanur Denpasar Bali. Dalam festival ini ada 3 jenis layangan yang dikategorikan dalam perlombaan tradisional berupa bebean, janggan dan pecukan, satunya lagi adalah kategori kreasi baru.bali-kite-festival.jpg

Dalam pementasannya kegitan ini bisa melibatkan ribuan orang termasuk penontonnya. Masing masing peserta harus mampu melibatkan banyak orang, karena diperlukan beberapa orang untuk menarik layangan yang begitu besar ukurannya ditambah lagi dengan tiupan dari kencangnya angin yang berhembus, jika anggota yang diturut sertakan sedikit, dapat mengganggu kelancaran proses dari berlangsungnya festival tersebut karena untuk menarik layangan yang diperlombakan sudah pasti memiliki ukuran yang besar ditambah angin yang kencang sehingga diperlukan mental yang besar agar tidak terseret oleh layangan itu sendiri. Pada hari penyelenggaraan festival layang-layang tersebut, Bali dibuat sangat ramai dan sangat indah dengan warna-warni dan berbagai macam bentuk layangan yang menghiasi langit Bali yang tertiup angin dan melambai-lambai di kawasan langit biru, membuat langit Bali begitu indah pada saat itu.bali-kite-festival1.jpg

Festival Layang-Layang yang rutin diadakan setiap tahunnya di Bali tersebut merupakan sebuah hobby bagi masyarakat Bali dan sekaligus sebagai bentuk ritual yang dilakukan oleh masyarakat Bali untuk persembahannya kepada Dewa Rare Anggon, agar beliau senantiasa melindungi persawahan penduduk dari serangan hama wereng dan burung .*

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s